Mengenal Mencegah dan Proses Pengobatan ISPA

Mengenal Mencegah dan Proses Pengobatan ISPA
Mengenal Mencegah dan Proses Pengobatan ISPA

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang masuk ke organ pernapasan manusia bagian atas seperti hidung, laring dan trakea, pada beberapa kasus bahkan sampai menyerang paru-paru. Penyakit ini jika tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan kematian.

ISPA selain berbahaya juga merupakan penyakit yang sangat menular, karena proses penularannya sangat cepat dan mudah. Proses penularan dapat terjadi melalui kontak langsung, menghirup udara yang sama tanpa menggunakan masker, atau memakai peralatan makan yang sama dengan penderita.

 Saat bersin atau batuk penderita ISPA akan mengeluarkan bakteri kemudian bakteri tersebut tercampur dengan udara. Untuk itu penggunaan masker sangat dibutuhkan saat menjenguk atau merawat pasien.

Gejala umum penderita ISPA

  1. Sering bersin
  2. Hidung tersumbat dan pilek yang tak kunjung sembuh
  3. Batuk kering tanpa dahak yang terjadi lebih dari 3 hari
  4. Demam
  5. Sakit tenggorokan
  6. Pusing hingga nyeri kepala
  7. Sesak napas
  8. Napas memburu dan pendek
  9. Kulit membiru untuk yang sudah parah
  10. Pingsan

Gejala ISPA biasanya berlangsung selama 2 Minggu sampai 1 bulan untuk yang sudah parah bisa lebih dari 1 bulan.

Virus dan bakteri penyebab ISPA

  1. Adenovirus menyebabkan gangguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia
  2. Rhinovirus menyebabkan pilek
  3. Pneumokokus menyebabkan meningitis

ISPA paling banyak ditemukan pada anak-anak, lansia, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah, orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan paru-paru, dan perokok aktif. Khusus perokok aktif proses penyembuhan cenderung lebih sulit dan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan orang normal

Mengapa perokok aktif lebih lama pulih? Hal itu dikarenakan seorang perokok aktif memiliki paru-paru yang tidak sehat karena struktur paru-parunya telah rusak seperti silia. Silia adalah rambut-rambut halus yang terdapat di dalam paru-paru yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk dan mengurangi lendir berlebih.

Proses penyembuhan penyakit ISPA

Untuk penyakit ISPA ringan biasanya dokter akan memberikan beberapa jenis obat-obatan seperti obat anti inflamasi atau Paracetamol yang berfungsi meringankan rasa nyerinya dan menurunkan demam. Obat dekongestan untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat, obat batuk antitusif, dan beberapa jenis obat steroid seperti deksametason.

Untuk penderita ISPA yang parah biasanya dokter akan melakukan serangkaian tindakan dan prosedur tes yang berguna untuk mengetahui jenis bakteri yang menyerang dan menentukan pemberian antibiotik yang sesuai. Jangan sekali-kali meminum antibiotik tanpa resep dokter karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat berbahaya dan berakibat fatal seperti terjadinya gagal jantung kognesif.

Makanan yang cocok untuk penderita ISPA

  1. Buah-buahan yang banyak mengandung serat dan karbohidrat seperti pisang dan alpukat
  2. Buah yang memiliki vitamin C tinggi seperti apel dan jeruk
  3. Beberapa jenis sayur hijau seperti brokoli dan sawi hijau yang mengandung banyak antioksidan alami.

Makanan yang wajib dihindari penderita ISPA

Makanan berminyak, produk olahan susu, kacang tanah dan kacang merah, serta minuman yang mengandung alkohol.

Cara mencegah ISPA

  1. Terapkan gaya hidup yang sehat dan senantiasa menjaga kebersihan
  2. Olahraga yang teratur
  3. Jaga nutrisi dan pola makan
  4. Hindari rokok
  5. Gunakan pelindung yang lengkap saat mengunjungi atau merawat penderita ISPA
  6. Senantiasa cuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum makan atau sesudah beraktivitas

Seenak-enaknya orang sakit lebih enak jika sehat, untuk itu sayangi diri sendiri dengan menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Sekian informasi dari saya semoga bermanfaat.