Waspada! Ini 7 Gejala Autisme yang Terjadi pada Anak

Gejala Autisme yang Terjadi pada AnakAutisme adalah gamgguan kemampuan sosial yang disebabkan karena lambatnya perkembangan mental pada anak. Hal ini dapat Anda ketahui dengan melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak di setiap harinya. Berikut ini 7 gejala autisme pada anak yang perlu Anda ketahui sebagai langkah awal melakukan deteksi dini pada anak.

  1. Memiliki Gangguan sosial

Anak yang menderita autisme memiliki kesulitan dalam melakukan interaksi dengan orang lain. Mereka cenderung menghindari kontak mata dan kesulitan mengekspresikan perasaan mereka. Mereka seringkali menolak untuk diajak bermain dengan orang lain. Hal ini dapat dilihat dengan sulitnya berbagi mainan saat diajak bermain bersama-sama.

  1. Memiliki Gangguan Berbicara

Seringkali penderita autisme memiliki perkembangan yang lambat dalam berbicara. Memiliki kemampuan bahasa yang buruk sehingga baru bisa berbicara saat menginjak usia yang cukup besar. Pola berbicara mereka juga dianggap aneh karena sering mengulang kata yang sama serta memiliki intonasi yang datar di setiap perkataannya.

  1. Suasana Hati yang Berubah-Ubah

Anak yang menderita autisme membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya. Orang tua memegang peranan sangat penting bagi perkembangan suasana hati mereka. Penderita autisme terkadang tidak mampu mengendalikan emosinya dengan baik sehingga cepat marah atau suasana hatinya seringkali berubah-ubah.

  1. Kesulitan Menerapkan Keterampilan Dasar

Anda perlu lebih bersabar dalam mengajari keterampilan dasar bagi anak yang menderita autisme. Penderita autisme seringkali kesulitan dalam mempraktikkan cara makan, berjalan ataupun menggambar pola yang anda ajarkan kepadanya. Hal ini menjadi salah satu faktor penting untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak Anda.

  1. Kesulitan Berempati

Anak yang menderita autisme sangat sulit memahami perasaan orang lain. Salah satu gangguan tumbuh kembang anak ini menyebabkan tidak adanya rasa empati pada sesama teman. Mereka juga tidak dapat mengenali bahasa tubuh maupun intonasi dari lawan bicara sehingga komunikasi dengan orang lain cenderung bersifat satu arah.

  1. Tidak Menyukai Suara Keras

Penderita autisme merasa terganggu dengan suara keras yang mengagetkan mereka. Selain itu, mereka juga tidak menyukai perubahan cahaya yang mendadak terang dan perubahan suhu secara tiba-tiba. Intinya mereka sulit beradaptasi pada suatu perubahan dan cenderung merasa terganggu dengan datangnya perubahan secara tiba-tiba.

  1. Perkembangan Tidak Seimbang

Anak yang menderita autisme mengalami perkembangan tubuh yang tidak seimbang pada masa pertumbuhan. Seringkali perkembangan di satu bidang berkembang dengan cepat namun di bidang lainnya terkesan melambat. Contohnya seperti perkembangan kemampuan motorik yang cepat tidak diimbangi dengan kemampuan bicara yang lambat.

Dengan memahami 7 gejala autisme pada anak di atas membuat Anda mampu mendeteksi jenis gangguan tumbuh kembang anak. Jika anak Anda mengalami gejala autisme, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter anak yang sudah Anda percaya. Perawatan dini pada anak dapat meringankan gejala autisme yang diderita oleh anak Anda.