4 Tanda Bayi Anda Tidak Cocok dengan Susu Formula

Tanda Bayi Anda Tidak Cocok dengan Susu Formula

Cocok atau tidaknya bayi Anda dengan susu formula sebetulnya wajar saja. Baru tidak wajar kalau ketika sudah muncul tanda-tanda tidak cocok, tetapi Anda terus memberinya susu ini. Jika dibiarkan, maka kesehatan si bayi tentu saja akan terganggu. Bagaimana cara mendeteksinya? Inilah 4 tanda yang muncul ketika sang buah hati tidak cocok dengan susu ini.

  1. Timbul Gangguan pada Pernapasan

Gangguan pernapasan ini memang tidak muncul secara seketika, melainkan secara bertahap. Tapi kadang-kadang langsung bereaksi seiring intensnya mengonsumsi susu ini. Tidak seperti anak-anak yang bisa langsung mengeluhkan apa yang dirasakannya, bayi yang mengalami gangguan pernapasan akan tampak serba gelisah dan serba salah. Ujung-ujungnya rasa tidak nyaman itu hanya bisa tersampaikan lewat tangisan.

Tidur mendengkur pada bayi juga bisa disinyalir sebagai gangguan pernapasan. Begitu pula dengan tanda lain, seperti tersengal-sengal secara tidak terduga. Tanda ini sewaktu-waktu bisa terjadi. Orang tua yang tidak tahu biasanya akan menganggap tanda ini sama seperti orang kena penyakit epilepsi. Padahal cuma tidak cocok dengan susu pengganti. Itu saja.

  1. Kesehatan Lidah Terganggu

Lidah merupakan bagian dari tubuh bayi yang mula-mula bersinggungan langsung dengan susu. Sebelum susu tersebut menyebar ke seluruh tubuhnya, reaksi pertama yang muncul dari lidahnya. Lidah yang normal itu berwarna merah muda. Tapi lidah yang kesehatannya terganggu akan berwarna pucat.

Ketika lidah tersebut digunakan untuk mencecap makanan lain akan mati rasa. Si bayi tidak akan merasakan manis, pahit, masam, atau rasa apa pun terhadap makanan yang masuk ke mulutnya. Keadaan yang serius akan disusul dengan warna lidah yang menggelap dan juga bengkak pada gusi. Alhasil, bayi pun lebih sering menangis daripada tertawa.

  1. Alergi

Bayi yang mengalami alergi juga bisa disebabkan tidak cocok dengan susu pengganti ASI. Dia tidak akan bisa tidur nyenyak. Ketika digendong yang ada hanya merengek dan merengek. Sasaran alergi ini tentu saja menyerang kulit si bayi. Kalau Anda tidak mau sang buah hati semakin kesakitan, hentikan dulu pemberian susu pengganti padanya.

Kemudian konsultasikan ke dokter ahli. Biar dicari pemecahan masalahnya dengan cepat. Dampak alergi yang semakin parah akan menimbulkan rasa gatal luar biasa pada kulitnya. Kulit yang diserang jadi lebih luas lagi. Mulai dari kulit wajah, tubuh, tangan, bahkan hingga kaki. Anda tidak mau hal tersebut menimpa anak Anda, bukan?

  1. Gangguan Saluran Pencernaan

Tanda ini sebetulnya yang paling mudah dikenali. Efeknya juga paling cepat di antara lainnya. Soalnya susu yang telanjur dikonsumsi mau tidak mau akan mengendap dalam perut. Di situlah gangguan bermula. Ketika konsumsi susu pengganti ini terus dilakukan, maka muncul tanda lain yang lebih berat. Apa itu?

Mencret dan juga sembelit. Bahkan pada kasus yang lebih parah bisa menyebabkan kotoran yang keluar akan diiringi dengan darah. Warnanya juga berubah jadi kehijauan. Kalau sudah sampai mengeluarkan darah, segera larikan ke rumah sakit. Kecuali Anda memiliki basic sebagai perawat sehingga bisa ditangani di rumah sendiri.

Tidak semua susu formula akan menimbulkan gangguan seperti yang tertera di atas. Gangguan di atas sangat mungkin disebabkan oleh susu yang berasal dari kambing atau sapi. Tapi kalau Anda tetap mau memberi susu sebagai sumber protein untuknya, lebih baik ganti dengan susu kedelai atau almond yang lebih aman.